Ketoprak “Banjaran Diponegoro”
Ketoprak “Banjaran Diponegoro”

FIB UNDIP — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68 Universitas Diponegoro (Undip), kampus yang dikenal sebagai rumah ilmu dan kebudayaan ini sukses menggelar Pagelaran Ketoprak bertajuk “Banjaran Diponegoro”, pada Rabu, 29 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Kampus Undip Tembalang. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.

Kolaborasi Budaya

Pagelaran ketoprak ini menghadirkan kolaborasi istimewa antara jajaran pimpinan Undip, dosen, tenaga kependidikan, seniman, dan mahasiswa. Turut berperan dalam pementasan ini antara lain Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Wakil Rektor I, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto., S.T., M.M., M.T., Wakil Rektor II, Dr. Warsito Kawendar, S.E., M. Si., Akt., Wakil Rektor III, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., Wakil Rektor IV, Wijayanto, S.IP., M.Si, Ph.D. Serta Ketua IKA Undip, Abdul Kadir Karding yang merupakan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) periode 2024-2025.

Ketua MWA Undip, Prof. Mohamad Nasir, M.Si., Akt., Ph.D.., Ketua Dewan Profesor, Prof. Dr. Ir. Purwanto., DEA., Prof. Ir. Edy Rianto, M.Sc., Ph.D., I.P.U., Kepala Kantor Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus, Prof. Sri Puryono KS, MP..

Para Guru Besar, pimpinan fakultas, pejabat, dosen, dan mahasiswa Undip antara lain Prof. Dr. Retno Saraswati, S.h.,  M. Hum., Prof. Dr. Yetty Rochwulaningsih, M.Si., Prof Dian Ratna Sawitri, S.Psi.,Ph, D., Prof. Dr. Endang Susilowati, M.A., Prof. Dr. Dra. Endah Sri Hartatik, M.Hum., Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol. Admin, Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk., Prof. Sugiarto, S. Pt., M.sc., Ph.D., Prof. Dr. Kusworo. Adi, S.Si.M.T., Dr. Budiyono, S.KM., M.Kes., Prof. Anis Chairi, S.E., M.Com., Ph.D., Akt. Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si,, Prof. Dr. Endang Larasati, S., M.S., Prof. Dr.  Ir. Agus Indarjo, Prof. Dr. Mohammad Djjaeni, S.T., M. Eng., Prof. Dr.  Ir. Bambaang Waluyo Hadi Eko P., M.M.MSc.,Ph. D., Prof. Sri Puryono KS, MP., Prof. Dr. Dhanang Respati Puguh, M.Hum., Prof. Dr. Ing. Ir. Suherman, ST,MT., Dr. Andriyani, S.E., M.M., Laura Andri Retno Martini, S.S.,M.A.., Zahra Aurella Wibowo, Aufa Atha Ariq Aoraqi, Cici Ranita, Eka Fadila Cindy Kirani, Almaz, Pacar Ganesh, Fauzan Ahmad Hanif, Bagas Ghanesa Lintang Asmoro, Arrayan Mukti Rahardian, Haidar Abdullah Ihsan, dan Fauzan Ali Akbar. Penampilan tamu spesial Gareng Ali Bajaj Bajuri dan Tim Ngesti Pandawa juga akan menambah nuansa humor dan keakraban dalam suasana budaya yang hangat. 

Ketoprak “Banjaran Diponegoro”
Ketoprak “Banjaran Diponegoro”

Ketoprak “Banjaran Diponegoro”

Ketoprak “Banjaran Diponegoro” disutradarai oleh Sunarno (Ngesti Pandawa) beserta asisten sutradara Budi Lee, penata musik oleh Gitunk Swara dan diproduseri oleh Laura Andri R.M., menampilkan lakon heroik Pangeran Diponegoro, sosok pahlawan nasional yang dikenal karena perjuangannya dalam Perang Jawa (1825–1830). Cerita ini menggambarkan perjalanan hidup seorang bangsawan yang memilih berpihak pada rakyat, menentang penindasan, dan memperjuangkan martabat bangsa.

Lewat lakon ini, penonton diajak menelusuri perjalanan spiritual dan perjuangan moral Pangeran Diponegoro, mulai dari masa mudanya di Tegalrejo hingga memimpin perlawanan besar terhadap kolonial Belanda. Nilai-nilai keberanian, keadilan, dan keteguhan iman menjadi inti pesan yang diangkat dalam pertunjukan ini.

“Pagelaran ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang refleksi tentang arti kepemimpinan sejati dan semangat kebangsaan,” ujar Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Budaya sekaligus koordinator acara ini. 

Undip Bermartabat dan Bermanfaat

Sebagai universitas yang mengusung tagline Bermartabat dan Bermanfaat, Undip berkomitmen untuk terus merawat nilai-nilai budaya dan kemanusiaan di tengah kemajuan zaman. Melalui Banjaran Diponegoro, Undip mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali bahwa perjuangan dan kemerdekaan sejati lahir dari kekuatan moral, spiritual, dan budaya bangsa.

Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, SE, M.Si menyatakan bahwa adanya pentas ketoprak dalam memperingati 68 Tahun kelahiran Universitas Diponegoro yang mengambil lakon lakon BANJARAN DIPONEGORO ini sebagai bentuk komitmen Undip dalam upaya melestarikan budaya bangsa, utamanya seni tradisional ketoprak. 

 

Share This!