
FIB UNDIP – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) menerima kunjungan dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) pada Kamis, 13 November 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan diskusi dan konsultasi terkait persiapan akreditasi Program Studi S1 Sejarah Universitas Negeri Malang.
Kegiatan berlangsung hangat di Ruang Sidang Besar FIB Undip yang dikenal sebagai “Kampus budaya”. Rombongan UM disambut langsung oleh Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., bersama jajaran pimpinan dan perwakilan Program Studi Sejarah. Dalam sambutannya, Prof. Alamsyah menyampaikan rasa terima kasih sekaligus apresiasi atas kedatangan tim dari UM.
“Terima kasih atas kedatangannya di kampus budaya. Semoga pertemuan ini dapat menjadi ruang belajar bersama, terutama terkait persiapan akreditasi,” ujar Prof. Alamsyah.
Dari pihak FIB Undip, hadir Wakil Dekan II, Dr. Dra. Siti Maziyah, M.Hum., serta Kaprodi Sejarah, Prof. Dr. Drs. Dhanang Respati Puguh, M.Hum., yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Prodi Sejarah, Dr. Rabith Jihan Amaruli, S.S., M.Hum. Selain itu, sejumlah dosen senior dan dosen muda dari Program Studi Sejarah turut hadir untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman akreditasi.
Pihak Universitas Negeri Malang menyampaikan bahwa mereka tengah mempersiapkan akreditasi untuk Program Studi S1 Sejarah dan ingin berdialog langsung dengan FIB Undip, yang telah memiliki rekam jejak baik dalam penyelenggaraan pendidikan sejarah. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi akademik yang memungkinkan kedua institusi saling bertukar pandangan mengenai kurikulum, sistem penjaminan mutu, hingga proses penyusunan dokumen akreditasi.
Melalui kunjungan ini, FIB Undip berharap terjalin hubungan kerja sama yang lebih erat dengan Universitas Negeri Malang, khususnya dalam penguatan Program Studi Sejarah di kedua universitas. Selain berdampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, kolaborasi semacam ini juga menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam saling mendukung dan membangun ekosistem akademik yang terbuka dan kolaboratif.