
FIB UNDIP – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) menerima kunjungan dari peserta didik kelas XI SMA Triguna 1956 Jakarta pada Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan wawasan ilmu pengetahuan yang diselenggarakan pihak sekolah untuk memperkenalkan peserta didik pada lingkungan perguruan tinggi negeri.
Kunjungan ini berlangsung di Gedung Serba Guna FIB Undip Tembalang dan disambut hangat oleh sivitas akademika FIB Undip. Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Eta Farmacelia Nurulhady, S.S., M.Hum., M.A., Ph.D., selaku Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan.
Dalam sambutannya, Eta Farmacelia menyampaikan apresiasi atas kehadiran SMA Triguna 1956 Jakarta di lingkungan FIB Undip. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia akademik di perguruan tinggi, terutama di bidang ilmu humaniora.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap adik-adik SMA bisa mendapatkan gambaran nyata tentang kehidupan di kampus, terutama bagaimana proses belajar di fakultas yang berbasis pada ilmu budaya,” ujarnya.
Selain sesi penyambutan, peserta kunjungan juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai program studi yang ada di FIB Undip, mulai dari Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sejarah, Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Bahasa dan Kebudayaan Jepang hingga Antropologi Sosial. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab mengenai peluang studi dan kehidupan mahasiswa di FIB Undip.
Kegiatan kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana bagi FIB Undip untuk memperkenalkan nilai-nilai akademik dan kebudayaan yang menjadi ciri khas kampus tersebut.
Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan semakin banyak peserta didik yang termotivasi melanjutkan pendidikan tinggi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pelestarian budaya di masa depan.