Teater Emka Borong Juara di Festival Teater Semarang 2025 (Foto: Humas FIB Undip)
Teater Emka Borong Juara di Festival Teater Semarang 2025 (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Teater Emka berhasil tampil gemilang dalam Festival Teater Semarang yang digelar pada 26 Oktober 2025 di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang.

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Semarang tersebut, Teater Emka sukses meraih Juara 1 Lakon Teater Kota Semarang, sekaligus memborong sejumlah penghargaan subkategori bergengsi.

Dominasi Penghargaan di Berbagai Kategori

Tak hanya keluar sebagai juara utama, Teater Emka juga mengukir prestasi di berbagai subkategori. Lakon berjudul“Sepotong Kursi Untuk Dibagi-bagi” dinobatkan sebagai Naskah Terbaik. Selain itu, tim produksi juga meraih penghargaan Penata Cahaya Terbaik, Penata Kostum Terbaik, serta Aktor Wanita Terbaik.

Capaian ini menjadi bukti kerja kolektif yang solid antara pemain, kru, dan tim kreatif Teater Emka. Setiap elemen pertunjukan hadir dengan matang dan saling menguatkan, menghasilkan pementasan yang tidak hanya kuat secara artistik, tetapi juga menyentuh secara emosional.

Kritik Sosial dari Sudut Pandang Gelandangan Kota

Lakon “Sepotong Kursi Untuk Dibagi-bagi” mengangkat kritik sosial yang dekat dengan realitas perkotaan. Cerita disajikan dari sudut pandang para gelandangan kota, mereka yang kerap terpinggirkan, diabaikan, namun tetap berjuang untuk bertahan hidup. Dengan pendekatan yang jujur dan apa adanya, lakon ini mengajak penonton melihat sisi kemanusiaan yang sering luput dari perhatian.

Naskah dan penyutradaraan lakon ini digarap oleh Damar Hisyam, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2022. Melalui karyanya, Damar berhasil menyuarakan kegelisahan sosial dengan bahasa teater yang lugas, relevan, dan mudah dipahami, tanpa kehilangan kedalaman makna.

Teater Emka Borong Juara di Festival Teater Semarang 2025 (Foto: Humas FIB Undip)
Teater Emka Borong Juara di Festival Teater Semarang 2025 (Foto: Humas FIB Undip)

Ruang Berkarya Mahasiswa FIB Undip

Keberhasilan Teater Emka menjadi refleksi iklim akademik dan kreatif di FIB Undip yang terus mendorong mahasiswa untuk berekspresi dan berkarya. Teater tidak hanya menjadi ruang seni, tetapi juga medium refleksi sosial dan kritik yang membangun.

Salah satu perwakilan Teater Emka menyampaikan harapannya agar pencapaian ini menjadi pemantik semangat.

“Semoga teman-teman Emka tetap makin semangat buat berkarya dan terus memperkenalkan teater yang bisa dinikmati banyak orang,” ujar Loveo Rose Zoya Siregar, mahasiswa prodi Sejarah FIB Undip.

Apresiasi untuk Teater Emka

FIB Undip menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi Teater Emka. Kemenangan ini bukan sekadar deretan piala, tetapi juga bukti bahwa mahasiswa FIB mampu menghadirkan karya seni yang bernilai, peka terhadap realitas sosial, dan relevan dengan kehidupan masyarakat.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berani bersuara, dan menjadikan seni sebagai ruang dialog yang hidup. FIB Undip bangga, Teater Emka pun melangkah lebih jauh. Selamat!

Share This!