FIB UNDIP Terima Kunjungan KKM Prodi Sejarah FIB UI. (Foto: Humas FIB Undip)
FIB UNDIP Terima Kunjungan KKM Prodi Sejarah FIB UI. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB UNDIP) kembali menjadi ruang temu akademik lintas kampus. Pada Kamis, 22 Januari 2026, Departemen Sejarah FIB UNDIP menerima kunjungan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Program Studi S1 Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Art Center A, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda akademik FIB UI di Semarang sekaligus wadah penguatan jejaring keilmuan antarprogram studi sejarah di Indonesia.

Ajang Silaturahmi Akademik dan Pertukaran Gagasan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai simbol semangat kebangsaan dan persatuan akademik. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Departemen Ilmu Sejarah FIB UI yang menekankan pentingnya kolaborasi antarkampus dalam pengembangan studi sejarah.

FIB UNDIP menyambut kunjungan ini secara resmi melalui sambutan Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNDIP, Prof. Dr. Alamsyah, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, Dekan FIB UNDIP menegaskan komitmen FIB UNDIP untuk terus membuka ruang dialog akademik, riset kolaboratif, serta pertukaran gagasan demi kemajuan ilmu humaniora, khususnya sejarah.

Penyerahan Cinderamata dan Foto Bersama

Sebagai simbol persahabatan dan kerja sama akademik, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata antara perwakilan FIB UI dan FIB UNDIP. Momen ini kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi.

Diskusi Paralel: Riset Sejarah dan Kurikulum

Memasuki sesi inti, kegiatan dibagi menjadi dua forum paralel. Forum mahasiswa membahas Orientasi Riset Sejarah di Semarang, dengan pemaparan materi oleh Dr. Rabith Jihan Amaruli, S.S., M.Hum., dan dimoderatori oleh Desi Susanti, S.Hum., M.Hum. Diskusi ini menjadi ruang refleksi bersama bagi mahasiswa untuk memahami dinamika riset sejarah di tingkat lokal dan regional.

Sementara itu, forum dosen difokuskan pada diskusi kurikulum. Forum ini menjadi wadah bertukar pandangan terkait pengembangan kurikulum sejarah yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman.

FIB UNDIP sebagai Ruang Pertemuan Ilmu Humaniora

Kunjungan KKM ini melibatkan 13 dosen dan 66 mahasiswa dari FIB UI. Kehadiran mereka di FIB UNDIP menegaskan peran Fakultas Ilmu Budaya UNDIP sebagai pusat pengembangan ilmu humaniora yang terbuka, kolaboratif, dan berjejaring luas.

Melalui kegiatan ini, FIB UNDIP tidak hanya memperkuat relasi antarlembaga pendidikan tinggi, tetapi juga memperkaya pengalaman akademik dosen dan mahasiswa dalam suasana dialog yang kritis dan konstruktif.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama memajukan kajian sejarah dan ilmu budaya di Indonesia.

Share This!