Kerja Sama FIB Undip dan LPPM Undip dengan DINARPUS Jawa Tengah. (Foto: Humas FIB Undip)
Kerja Sama FIB Undip dan LPPM Undip dengan DINARPUS Jawa Tengah. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Upaya penguatan budaya literasi masyarakat terus didorong oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip). Pada Selasa, 3 Februari 2026, FIB Undip bersama LPPM Undip dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DINARPUS) Provinsi Jawa Tengah menggelar pertemuan koordinatif untuk membahas kerja sama strategis di bidang literasi masyarakat.

Pertemuan ini menjadi ruang diskusi awal untuk menyelaraskan peran perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program literasi yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai lapisan.

FIB Undip Dorong Literasi Lewat KKN Tematik

Dalam sambutannya, Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat literasi masyarakat, khususnya melalui pendekatan yang langsung menyentuh komunitas.

Salah satu skema yang dinilai strategis adalah KKN Tematik, yang dapat difokuskan pada tema perpustakaan dan pengembangan literasi. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana kegiatan pengabdian, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membantu masyarakat mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi secara lebih kritis.

Menurutnya, literasi tidak bisa dipisahkan dari upaya membangun kesadaran budaya, cara berpikir, serta kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial di era informasi yang semakin kompleks.

DINARPUS Jateng Tekankan Literasi Berpikir Kritis

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DINARPUS) Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa literasi saat ini tidak cukup dimaknai sebagai sekadar digitalisasi perpustakaan atau penyediaan akses bacaan.

Literasi, menurutnya, juga harus diarahkan pada penguatan kemampuan berpikir kritis dan analitis masyarakat, lintas usia dan latar belakang. Dengan kemampuan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memilah informasi, memahami konteks, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

Pendekatan literasi yang menyeluruh ini dinilai penting agar perpustakaan dan ruang-ruang literasi benar-benar menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan kapasitas masyarakat.

Bangun Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah

Kerja sama antara FIB Undip, LPPM Undip, dan DINARPUS Provinsi Jawa Tengah ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan program literasi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak nyata bagi masyarakat.

Melalui penguatan peran mahasiswa, dosen, dan institusi pendukung, FIB Undip berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan budaya literasi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Jawa Tengah.

Share This!