Penyesuaian Jadwal Perkuliahan Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H di Lingkungan Undip.  (Foto: Humas FIB Undip)
Penyesuaian Jadwal Perkuliahan Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H di Lingkungan Undip. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Menjelang rangkaian libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Universitas Diponegoro menetapkan kebijakan penyesuaian sistem perkuliahan. Aturan ini berlaku untuk seluruh fakultas dan sekolah di lingkungan kampus, termasuk Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.

Kebijakan ini disampaikan melalui surat resmi tertanggal 20 Februari 2026, sebagai upaya menjaga kelancaran kegiatan akademik sekaligus menghormati momen hari besar keagamaan yang dirayakan secara nasional.

Beberapa Jadwal Kuliah Dialihkan ke Sistem Daring

Selama periode tertentu, perkuliahan akan dilaksanakan secara online. Jadwal kuliah daring ditetapkan pada tanggal 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026.

Sementara itu, pada tanggal 18, 20, serta 23–24 Maret 2026, pelaksanaan kuliah bersifat fleksibel. Artinya, dosen dan mahasiswa dapat menyepakati bersama apakah perkuliahan dilakukan secara daring atau tidak, mengingat tanggal tersebut bertepatan dengan cuti bersama.

Pengaturan ini dibuat agar proses belajar tetap berjalan, tetapi mahasiswa juga punya ruang menyesuaikan aktivitas selama masa libur keagamaan.

Tugas Dosen dan Tenaga Kependidikan Tetap Berjalan

Walaupun ada penyesuaian metode perkuliahan, dosen dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas sesuai aturan kepegawaian yang berlaku. Aktivitas akademik tidak berhenti, hanya mekanisme pelaksanaannya yang lebih fleksibel.

Universitas juga menegaskan bahwa tidak diperkenankan mengadakan perkuliahan pada hari libur keagamaan. Ketentuan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap momentum ibadah dan perayaan yang dijalani masyarakat.

Panduan Penting bagi Sivitas Akademika FIB Undip

Bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya, kebijakan ini menjadi acuan penting dalam mengatur ritme perkuliahan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Komunikasi antara dosen dan mahasiswa sangat dianjurkan, terutama terkait jadwal kuliah, tugas, maupun mekanisme pembelajaran.

Dengan koordinasi yang baik, proses belajar tetap bisa berjalan lancar tanpa menambah beban di tengah suasana bulan ibadah dan libur panjang.

Menjaga Keseimbangan Akademik dan Momentum Keagamaan

Penyesuaian sistem perkuliahan ini menunjukkan upaya kampus untuk tetap menjaga kualitas pembelajaran sekaligus memberi ruang bagi kebutuhan spiritual dan kebersamaan keluarga.

Mahasiswa diharapkan dapat merencanakan aktivitas akademik dengan lebih tertata, sementara dosen juga dapat menyesuaikan metode pengajaran secara bijak. Dengan begitu, suasana akademik tetap produktif, tetapi tetap selaras dengan momentum penting yang sedang dijalani.

Share This!