
FIB UNDIP – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali kedatangan tamu spesial. Kali ini, keceriaan dan antusiasme hadir dari rombongan siswa-siswi MAN 2 Malang yang berkunjung langsung ke Kampus Budaya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan staf fakultas di tengah suasana kampus yang cerah.
Acara dibuka oleh Wakil Dekan I FIB Undip, Eta Farmacelia Nurulhady, S.S., M.Hum., M.A., Ph.D., dan pepamaran materi terkait informasi seputar FIB Undip oleh Supervisor Akademik dan Kemahasiswaan, Endang Purwaningsih, S.Si.
Membuka Cakrawala Pendidikan Tinggi
Kunjungan ini bukan sekadar studi banding biasa. Bagi para siswa MAN 2 Malang, agenda ini menjadi langkah awal untuk memetakan masa depan akademik mereka. Fokus utamanya adalah menggali informasi strategis mengenai berbagai program studi yang ada di FIB mulai dari Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sejarah, Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Ilmu Perpustakaan dan Informasi, hingga Antropologi serta memahami apa saja keunggulan kompetitif yang ditawarkan oleh masing-masing jurusan.
Mengenal Fasilitas dan Atmosfer “Kampus Budaya”
Selama kunjungan, para siswa diajak untuk melihat langsung berbagai fasilitas penunjang akademik, mulai dari ruang kelas yang nyaman hingga laboratorium bahasa dan budaya. Tak hanya soal gedung, mereka juga merasakan langsung atmosfer pembelajaran yang dinamis namun tetap kental dengan nilai-nilai humaniora. Interaksi langsung dengan civitas akademika memberikan gambaran nyata tentang bagaimana rasanya menjadi bagian dari Diponegoro Muda.
Bekal Berharga Menentukan Pilihan
Dengan informasi yang komprehensif ini, diharapkan para siswa tidak lagi ragu dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan. Memilih jurusan kuliah adalah keputusan besar, dan melalui kunjungan ini, FIB Undip berkomitmen memberikan pendampingan informasi agar calon mahasiswa baru dapat memilih sesuai dengan minat dan bakat mereka.
Segenap keluarga besar FIB Undip mengucapkan terima kasih atas kunjungan MAN 2 Malang.
“Sampai jumpa kembali di Kampus Budaya sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Diponegoro!”