PENGUATAN JEJARING AKADEMIK INTERNASIONAL MELALUI PARTISIPASI DOSEN DALAM KONFERENSI INTERNASIONAL

FIB Undip – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali membentangkan sayap internasionalisasi melalui partisipasi dosen program studi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi yaitu Lydia Christiani, M.Hum. dalam International Conference on Libraries (ICOL) yang diselenggarakan pada 23-25 September 2025. Forum ilmiah tersebut terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi Conference & Exhibiton yang diselenggarakan pada tanggal 23-24 September 2025 di Ascott Gurney, Penang, Malaysia serta sesi Post-Conference Seminar yang diselenggarakan pada tanggal 25 September 2025 di Perpustakaan Hamzah Sendut Universitas Sains Malaysia (USM).

PERLUASAN JEJARING AKADEMIK

Agenda ICOL menjadi wadah bertukar gagasan, mempresentasikan riset mutakhir, dan membangun kemitraan baru di tingkat internasional. Tema yang diangkat selalu relevan dengan isu perkembangan teknologi, akses terbuka, dan pengelolaan perpustakaan masa depan. Tema yang diusung pada ICOL 2025 kali ini yaitu “Towards Sustainable Future Libraries”.

International Conference on Libraries (ICOL) merupakan salah satu konferensi internasional terkemuka di bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi (Pusdokinfo). ICOL mempertemukan para akademisi dan praktisi dalam ranah Pusdokinfo yang berasal dari berbagai negara untuk membahas isu mutakhir perkembangan peran dan fungsi perpustakaan sebagai sumber pengetahuan dari berbagai perspektif. Forum ini menjadi ruang diseminasi hasil riset yang sarat dengan potensi kolaborasi.

Partisipasi aktif pada 20th ICoL 2025 yang diinisisasi oleh Universiti Sains Malaysia (USM), menjadi peluang kesempatan riset kolaboratif antara Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Pada kesempatan kali ini, Lydia Christiani bersama mitra riset peneliti lintas institusi berhasil mempresentasikan studi tentang keterkaitan sistem perpustakaan digital dan perilaku pencarian informasi mahasiswa di forum internasional, dengan judul penelitian “Linking Digital Library Systems and Student Information Seeking Behavior: A Correlational Study.” Penelitian ini menyoroti keterkaitan sistem perpustakaan digital dengan perilaku pencarian informasi mahasiswa.

Sinergi antarlembaga ini merupakan bukti komitmen dalam pengembangan keilmuan dan menjawab tantangan era digital. Kehadiran tim peneliti Indonesia di forum ini memberikan peluang memperluas jaringan mitra, memperkuat posisi Indonesia di komunitas ilmiah global, dan membuka kesempatan kerja sama riset lanjutan.

INTERNASIONALISASI DAN PENGUATAN KOLABORASI RISET

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi mendorong institusi pendidikan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan penelitian berkualitas, tetapi juga aktif mendiseminasikan hasil riset di forum internasional. Diseminasi melalui konferensi internasional menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi institusi, memperluas jejaring, dan meningkatkan reputasi akademik. Keterlibatan dalam ICOL 2025 membuka peluang kolaborasi lintas disiplin dan negara, yang menjadi langkah penting untuk pengembangan keilmuan dan inovasi berkelanjutan.

ICOL berkomitmen menjadi ruang tukar gagasan dan ide riset mutakhir bidang Pusdokinfo serta membangun kemitraan baru di tingkat internasional. Hal tersebut tercermin dalam tema konferensi yang selalu relevan dengan isu mutakhir perkembangan teknologi, akses terbuka, dan pengelolaan perpustakaan, lembaga kearsipan, dan museum di masa depan. Hasil yang diharapkan dari konferensi tersebut tidak hanya berupa diseminasi riset semata, tetapi juga meliputi penguatan jejaring internasional, serta peningkatan kontribusi dan reputasi institusi di tingkat global.

Keterlibatan Lydia dan tim dalam konferensi ini selaras dengan program International Academy Network (IAN) World Class University (WCU) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) yang bertujuan untuk terus memperkuat jejaring internasional, dialog interdisipliner, dan kolaborasi global. Program ini semakin menegaskan komitmen FIB Undip untuk mendistribusikan hasil kajian akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberi kontribusi aktif pada solusi kolektif untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin global.

“Partisipasi aktif pada berbagai konferensi internasional, akan memperkuat jejaring akademik internasional, memperluas peluang kolaborasi riset, serta meningkatkan reputasi institusi di kancah global.” jelas Lydia.  “Kegiatan  seperti ini, juga tidak hanya menargetkan publikasi hasil riset, namun lebih dari itu adalah penambahan mitra strategis di tingkat internasional.” lanjutnya.

Hasil jejaring akademik internasional dari kegiatan ini diharapkan berdampak langsung pada pengembangan riset bersama, pertukaran SDM, serta inovasi pendidikan di lingkungan Universitas Diponegoro dan mitra.

Share This!