
FIB UNDIPÂ – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Karnaval Puji Syukur Capaian Kinerja Undip dalam rangka Penutupan Dies Natalis ke-68 Universitas Diponegoro yang digelar pada Selasa, 11 November 2025, FIB Undip berhasil meraih Juara 1 kategori Ilmu Sosial.
Karnaval yang menjadi penutup rangkaian perayaan Dies Natalis Undip ini berlangsung meriah. Seluruh fakultas tampil dengan ciri khas dan kreativitas masing-masing, menampilkan kekayaan budaya, inovasi, dan semangat kebersamaan sivitas akademika Undip.
Kolaborasi Seni, Tradisi, dan Budaya Populer
Penampilan FIB Undip berhasil mencuri perhatian lewat konsep yang unik dan penuh makna. Perpaduan antara seni tradisi, budaya Jepang yang merupakan ciri khas dari salah satu program studi FIB Undip, yaitu Bahasa dan Kebudayaan Jepang, serta sentuhan budaya populer modern, menjadikan penampilan mereka terasa segar dan berwarna.
Tak hanya itu, kreativitas civitas akademika FIB Undip juga terlihat dari kehadiran Warak Ngendog, ikon khas Semarang yang mereka tampilkan dengan sentuhan artistik khas mahasiswa budaya. Momen semakin hidup saat Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., membacakan puisi dengan lantang, menggambarkan semangat kebudayaan dan kemanusiaan yang menjadi jiwa fakultas ini.

Kemenangan yang Layak Dirayakan
Atas penampilan yang memukau dan penuh makna tersebut, FIB Undip dinobatkan sebagai Juara 1 kategori Ilmu Sosial, mengungguli fakultas-fakultas lain. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kreativitas dan kolaborasi lintas budaya bisa menjadi kekuatan utama dalam dunia akademik.
FIB Undip menerima hadiah senilai Rp20.000.000, yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si.. Penyerahan hadiah berlangsung meriah dan penuh rasa bangga, menjadi simbol apresiasi atas kerja keras dan dedikasi seluruh tim FIB Undip.
Semangat Budaya yang Tak Pernah Padam
Kemenangan ini bukan sekadar soal kompetisi, tetapi juga tentang semangat menjaga dan merayakan budaya di tengah perubahan zaman. Bagi FIB Undip, kebudayaan bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga ruang ekspresi yang terus berkembang dan menyatukan berbagai generasi.
Melalui prestasi ini, FIB Undip sekali lagi membuktikan bahwa semangat budaya, kreativitas, dan kolaborasi bisa berjalan seiring untuk menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan akademik.