
FIB UNDIP – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali menggelar sidang disertasi doktoral yang berlangsung khidmat dan penuh diskusi akademik.
Pada Jumat, 19 Desember 2025, Arido Laksono, S.S., M.Hum., menjalani sidang disertasi di Ruang Seminar Gedung D FIB Undip dengan mengusung judul penelitian “Budaya Populer Amerika Serikat dalam Kontestasi Ideologi di Indonesia 1950-1998”.
Sidang ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan akademik Arido Laksono, S.S., M.Hum., sekaligus memperkaya khazanah kajian budaya dan sejarah di lingkungan FIB Undip.
Mengulas Budaya Populer sebagai Arena Ideologi
Dalam disertasinya, Arido Laksono, S.S., M.Hum. mengkaji bagaimana budaya populer Amerika Serikat mulai dari film, musik, hingga gaya hidup, tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga menjadi medium kontestasi ideologi di Indonesia pada rentang waktu 1950 hingga 1998.
Periode tersebut dipilih karena mencerminkan dinamika politik dan sosial Indonesia yang sangat kuat, mulai dari era pascakemerdekaan hingga akhir Orde Baru.
Melalui pendekatan kajian budaya dan sejarah, penelitian ini menunjukkan bahwa budaya populer memiliki peran strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat, sekaligus menjadi ruang tarik-menarik pengaruh ideologi global dan lokal.
Sidang Terbuka dengan Tim Penguji Berpengalaman
Sidang disertasi dipimpin oleh Prof. Alamsyah, M.Hum. sebagai Ketua Penguji. Hadir pula jajaran penguji yang terdiri dari akademisi lintas kepakaran, yaitu Dr. Latifatul Izzah, M.Hum., sebagai penguji luar institusi, Dr. Haryono Rinardi, M.Hum., sebagai Penguji Kedua, serta Prof. Dr. Yety Rochwulaningsih, M.Si., dan Prof. Dr. Singgih Tri S., M.Hum., keduanya juga berperan sebagai Ko-Promotor.
Sementara itu, Prof. Dr. Dhanang Respati Puguh, M.Hum. hadir sebagai Promotor sekaligus Penguji Kelima. Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis yang menggali kedalaman analisis, ketajaman metodologi, serta relevansi temuan penelitian dengan konteks keilmuan saat ini.
Kontribusi bagi Kajian Budaya dan Sejarah

Penelitian Arido Laksono, S.S., M.Hum., dinilai memberikan kontribusi penting dalam memahami budaya populer sebagai fenomena sosial-politik, bukan sekadar produk hiburan. Disertasi ini juga membuka ruang kajian lanjutan terkait relasi antara budaya global dan identitas nasional, khususnya di Indonesia.
Bagi FIB Undip, sidang ini menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mendorong penelitian-penelitian yang kritis, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan ilmu humaniora.
Kajian semacam ini diharapkan dapat memberi manfaat tidak hanya bagi dunia akademik, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam membaca dinamika budaya di tengah arus globalisasi.
Dengan terselenggaranya sidang disertasi ini, FIB Undip kembali menegaskan perannya sebagai ruang tumbuh bagi pemikir-pemikir humaniora yang peka terhadap perubahan zaman dan realitas sosial.
Selamat dan sukses Dr. Arido Laksono, S.S., M.Hum.!