
FIB UNDIP – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB UNDIP) terus menghadirkan sosok dosen dengan kepakaran yang kuat dan relevan dengan perkembangan keilmuan.
Salah satunya adalah Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi yang memiliki kepakaran di bidang filsafat, khususnya filsafat ilmu dalam konteks Ilmu Perpustakaan dan Informasi.
Tim Humas FIB Undip berkesempatan melakukan wawancara eksklusif untuk menggali lebih jauh pandangan dan pemikiran beliau terkait peran filsafat dalam pengembangan keilmuan maupun pembentukan cara berpikir mahasiswa.
Filsafat sebagai Bidang Kepakaran
Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., menjelaskan bahwa latar belakang keilmuannya memang berakar pada filsafat. Menurutnya, filsafat kerap dipandang sebagai sesuatu yang abstrak dan sulit dipahami. Padahal, di balik kesan tersebut, filsafat justru memiliki peran yang sangat mendasar dalam memahami berbagai persoalan kehidupan dan keilmuan.
Filsafat, menurut beliau tidak berhenti pada teori semata. Filsafat mengajak manusia untuk menelusuri akar permasalahan, memahami hakikat suatu hal, serta mempertanyakan berbagai aspek kehidupan, mulai dari manusia, etika, estetika, hingga pengetahuan itu sendiri. Karena itulah filsafat kerap disebut sebagai induk dari ilmu pengetahuan.
Keterkaitan Filsafat dengan Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Dalam konteks Ilmu Perpustakaan dan Informasi, filsafat memiliki peran yang sangat penting. Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., menekankan bahwa pengembangan ilmu tidak bisa dilepaskan dari tiga landasan utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
Ontologi berkaitan dengan pemahaman tentang hakikat atau objek kajian ilmu. Epistemologi membahas sumber dan cara memperoleh pengetahuan. Sementara itu, aksiologi menyoroti nilai dan kegunaan ilmu bagi masyarakat. Ketiga aspek ini menjadi dasar dalam mengembangkan Ilmu Perpustakaan dan Informasi agar tetap berada pada koridor keilmuan yang jelas dan bertanggung jawab.
Tanpa landasan tersebut, pengembangan ilmu dikhawatirkan akan kehilangan arah dan tujuan. Oleh karena itu, filsafat menjadi alat penting untuk menjaga agar ilmu berkembang secara sistematis dan bermakna.
Filsafat dalam Dunia Akademik dan Dunia Kerja
Lebih lanjut, Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., menjelaskan bahwa filsafat tidak hanya relevan di ruang kelas, tetapi juga sangat berguna dalam dunia kerja, khususnya bagi lulusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Seorang pustakawan, misalnya, tidak bisa serta-merta mengambil keputusan tanpa memahami latar belakang persoalan yang dihadapi.
Dalam menghadapi permasalahan, filsafat mengajarkan sikap kritis, sistematis, dan bijaksana. Mahasiswa dilatih untuk tidak langsung menyalahkan, tetapi terlebih dahulu melihat akar permasalahan. Cara berpikir inilah yang nantinya akan sangat membantu ketika lulusan terjun ke dunia profesional yang penuh dengan dinamika dan perubahan.
Pembelajaran Filsafat bagi Mahasiswa Ilpus
Dalam proses pembelajaran, Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., mengajak mahasiswa untuk memahami mengapa filsafat ilmu perlu dipelajari. Mahasiswa tidak hanya diajak memahami apa itu perpustakaan, tetapi juga mengapa perpustakaan ada, bagaimana perannya dalam masyarakat, serta bagaimana ilmu tersebut terus berkembang.
Melalui mata kuliah filsafat, mahasiswa dilatih untuk mengambil keputusan secara matang, mempertimbangkan risiko, serta memahami dampak dari setiap kebijakan atau tindakan yang diambil. Pola pikir ini diharapkan dapat membentuk lulusan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara intelektual dan etis.
Profil Lulusan yang Kritis dan Bijaksana
Menurut Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., lulusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi yang dibekali pemikiran filsafat akan lebih siap menghadapi dunia kerja. Mereka akan terbiasa berpikir kritis, sistematis, dan tidak tergesa-gesa dalam menyelesaikan persoalan.
Filsafat melatih mahasiswa untuk melihat persoalan dari berbagai sudut pandang sebelum mengambil kesimpulan. Kemampuan ini menjadi modal penting bagi lulusan FIB Undip agar mampu beradaptasi, mengambil keputusan dengan bijak, serta memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Melalui kepakaran dosen seperti Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si., FIB Undip terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada kedalaman berpikir dan nilai-nilai kebijaksanaan.