
FIB UNDIP – Kabar membanggakan datang dari panggung pendidikan tinggi internasional. Universitas Diponegoro (Undip) baru saja mencatatkan lonjakan prestasi dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Dari total 10 bidang studi yang masuk dalam daftar elit global, bidang Arts & Humanities mencatatkan sejarah baru dengan resmi masuk ke dalam pemeringkatan dunia untuk pertama kalinya.
Bagi Fakultas Ilmu Budaya Unvesitas Diponegoro (FIB Undip), masuknya bidang Arts & Humanities di peringkat 501–550 dunia adalah pengakuan internasional atas kualitas akademik, riset, dan reputasi yang selama ini dibangun dengan dedikasi tinggi oleh seluruh civitas akademika.
Kebanggaan FIB: Menembus Radar Global
Pencapaian bidang Arts & Humanities ini menjadi hadiah istimewa bagi keluarga besar FIB Undip. Sebagai bidang studi yang baru masuk (new entry) dalam pemeringkatan tahun ini, hal tersebut membuktikan bahwa eksistensi keilmuan budaya, sastra, sejarah, dan humaniora di Undip kini semakin diperhitungkan di level internasional.
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan konsistensi universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Ini bukan hanya tentang peringkat, tetapi tentang konsistensi kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Strategi di Balik Pengakuan Internasional
Direktur Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global Undip, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa pemeringkatan ini didasarkan pada lima indikator utama, di mana reputasi akademik memiliki bobot terbesar (30-50%).
Keberhasilan Arts & Humanities menembus QS WUR dipengaruhi oleh beberapa faktor kuat, antara lain:
- Reputasi Akademik: Pengakuan dari mitra akademisi global terhadap kualitas pengajaran dan riset.
- Employer Reputation: Lulusan FIB yang dinilai kompeten oleh para pengguna lulusan di berbagai sektor kerja.
- Publikasi dan Sitasi: Kontribusi pemikiran para dosen dan peneliti dalam jurnal internasional yang berdampak.

Capaian Undip Secara Keseluruhan
Selain bidang humaniora, Undip juga mencatatkan prestasi gemilang pada bidang lainnya. Dari 6.277 institusi yang dievaluasi di seluruh dunia, Undip berhasil menempatkan 10 bidang studi (bertambah 4 dari tahun lalu), dengan 5 di antaranya menembus Top 500 dunia:
- Petroleum Engineering (151–175, Baru)
- Law (251–300)
- Engineering – Chemical (401–450, Baru)
- Agriculture & Forestry (401–475)
- Social Sciences & Management (451–500)
- Selain Arts & Humanities, bidang baru lainnya yang juga berhasil masuk adalah Engineering & Technology.
Capaian lainnya yaitu:
- Economics & Econometrics (peringkat 501–550)
- Business & Management Studies (peringkat 551–600)
- Medicine (peringkat 701–850)
“Historic Milestone” untuk Masa Depan
Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., menyebut pencapaian ini sebagai “historic milestone”. Untuk pertama kalinya, Undip mampu menempatkan begitu banyak subjek sekaligus di jajaran dunia, yang menunjukkan betapa adaptifnya universitas dalam ekosistem global.
Bagi FIB Undip, prestasi di bidang Arts & Humanities ini menjadi pemacu semangat untuk terus mendorong riset interdisipliner dan kolaborasi internasional. Harapannya, di tahun-tahun mendatang, peringkat ini dapat terus meningkat hingga menembus Top 500 besar dunia, sejalan dengan visi Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat.