Memperingati Jumat Agung: Refleksi Wafatnya Yesus Kristus Dalam Kedamaian di Lingkungan FIB Undip

FIB Undip Memperingati Jumat Agung. (Foto: Humas FIB Undip)
FIB Undip Memperingati Jumat Agung. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Tepat pada hari ini, Jumat, 3 April 2026, saudara-saudara kita umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya (FIB Undip), memperingati wafatnya Yesus Kristus atau Jumat Agung.

Di tengah kesibukan akademik kampus, momen ini hadir sebagai pengingat akan pentingnya nilai pengorbanan, cinta kasih, dan kerendahan hati. Bagi mahasiswa, dosen, tendik, dan seluruh elemen di FIB, Jumat Agung bukan sekadar tanggal merah di kalender, melainkan ruang untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan merefleksikan makna kemanusiaan yang mendalam.

Keberagaman dalam Harmoni

Sebagai fakultas yang menjunjung tinggi nilai budaya dan humaniora, FIB Undip selalu menjadi rumah yang hangat bagi keberagaman. Peringatan hari besar seperti ini memperkuat tali persaudaraan antarwarga kampus. Toleransi bukan lagi sekadar teori di ruang kelas, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari di lorong-lorong kampus kita.

Momen Rehat dan Refleksi

Libur peringatan ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh civitas akademika untuk mengisi ulang energi. Harapannya, semangat ketulusan yang dibawa oleh makna Jumat Agung dapat menginspirasi kita untuk terus berkarya dengan hati, baik dalam menuntut ilmu maupun dalam pengabdian masyarakat.

Segenap keluarga besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro mengucapkan:

“Selamat memperingati Jumat Agung bagi kawan-kawan yang merayakan. Semoga kedamaian dan kasih selalu menyertai langkah kita semua.”

Share This!