
FIB UNDIP – Departemen Susastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali sukses memperluas cakrawala akademik mahasiswanya. Melalui program Undip Global Classroom (UGC) 2026, departemen ini menyelenggarakan kuliah umum internasional bertajuk “Feminism Literature”.
Agenda ini dilaksanakan dengan sukses secara daring melalui platform Microsoft Teams pada Rabu, 3 Juni 2026, mulai pukul 13.00 WIB.
Hadirkan Perspektif Global dari Malaysia dan AS
Untuk membedah keterkaitan erat antara karya sastra dan gerakan emansipasi perempuan, Departemen Susastra menghadirkan dua pakar lintas negara sebagai pembicara utama:
- Dr. Rohaya Md Ali dari Universiti Utara Malaysia.
- Ankita Rathour, Ph.D. dari Georgia Institute of Technology, Amerika Serikat.
Kedua pemateri secara interaktif mengajak mahasiswa menyelami bagaimana teks sastra mampu menangkap suara perempuan, mendobrak stereotip gender, hingga menjadi alat perjuangan sosial. Kehadiran perspektif dari timur dan barat ini memberikan warna baru dalam diskusi kritis mahasiswa mengenai teori sastra feminis.
Suara Perempuan, Inspirasi Perubahan
Mengusung jargon “Empowered Voices, Inspired Change”, kuliah umum ini tidak sekadar menjadi ruang transfer ilmu di dalam kelas virtual. Kegiatan ini menjadi komitmen nyata FIB Undip untuk menumbuhkan pemikiran yang inklusif dan peka terhadap isu-isu kemanusiaan global.
Melalui program UGC ini, Departemen Susastra berharap mahasiswa mampu mengasah daya kritis mereka dalam mengapresiasi karya sastra sekaligus membaca dinamika sosial dunia hari ini dengan lebih bijak.