
FIB UNDIP – Departemen Susastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas cakrawala akademik berskala internasional.
Pada Kamis, 4 Juni 2026 lalu, Departemen Susastra sukses menyelenggarakan program Visiting Professor bertajuk “The Flirtations Among The Arts: Virginia Woolf’s Essays On Literature And Visual Culture”.
Acara yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom ini menghadirkan pakar sastra ternama dari Amerika Selatan, Prof. Genilda Azerêdo. Beliau merupakan akademisi dari Departamento de Letras Estrangeiras Modernas, Universidade Federal da Paraíba, Brasil.
Membedah Esai Virginia Woolf dan Budaya Visual
Kuliah umum internasional yang berlangsung dari pukul 17.00 hingga 19.30 WIB ini menarik antusiasme tinggi dari kalangan dosen, peneliti, serta mahasiswa, khususnya mereka yang mendalami kajian sastra dan interdisipliner. Fokus pembahasan kali ini berpusat pada pemikiran-pemikiran kritis novelis legendaris asal Inggris, Virginia Woolf.
Dalam paparannya, Prof. Genilda mengajak para peserta untuk menyelami bagaimana esai-esai Virginia Woolf tidak sekadar menjadi teks sastra biasa. Woolf dinilai lihai dalam melakukan “flirtation” atau jalinan mesra antara untaian kata (sastra) dengan estetika rupa (budaya visual). Melalui perspektif Woolf, peserta diajak melihat bagaimana seni lukis dan representasi visual memengaruhi struktur narasi serta estetika dalam karya sastra modern.
Komitmen FIB Undip dalam Internasionalisasi Akademik
Kehadiran profesor tamu dari Brasil ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan fakultas untuk menyajikan perkuliahan berkualitas global. Langkah ini juga memperkuat posisi FIB Undip sebagai pusat kajian humaniora yang adaptif terhadap perkembangan teori sastra kontemporer di ranah global.
Meski terpisah jarak geografis dan zona waktu yang cukup jauh antara Indonesia dan Brasil, jalannya kuliah umum tetap berlangsung interaktif. Sesi tanya jawab dipenuhi oleh diskusi hangat seputar relevansi pemikiran Virginia Woolf di era modernisasi digital saat ini, di mana budaya visual justru menjadi panglima dalam komunikasi sehari-hari.
Dengan suksesnya agenda Visiting Professor ini, Departemen Susastra FIB Undip berharap dapat terus menjalin kolaborasi akademik yang lebih erat dengan berbagai universitas top dunia di masa mendatang, sekaligus memicu lahirnya riset-riset baru yang kreatif di kalangan civitas akademika Undip.