MENU

 

  1. Mahasiswa, Dosen dan Karyawan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro secara otomatis menjadi anggota Perpustakaan dengan hak memanfaatkan dan meminjam koleksi buku sesuai dengan peraturan yang berlaku.

  2. Pemustaka yang berasal dari luar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dapat memanfaatkan layanan perpustakaan dengan membaca di tempat.

  3. Pemustaka wajib berpakaian sopan dan tidak diperbolehkan memakai kaos tanpa krah, celana pendek dan sandal

  4. Pemustaka yang membawa barang bawaan seperti tas, jaket, binder dan buku selain yang akan dikembalikan wajib meminta kunci loker kepada petugas dan menyimpan pada loker yang disediakan.

  5. Barang-barang berharga seperti laptop, dompet, handphone, uang, perhiasan dan sejenisnya harap dibawa dan dijaga sendiri. Kehilangan barang tersebut bukan menjadi tanggung jawab perpustakaan.

  6. Pemustaka wajib mengembalikan kunci loker kepada petugas setelah selesai berkunjung dan wajib mengganti apabila kunci loker rusak atau hilang.

  7. Pemustaka wajib mengisi data statistik pengunjung.

  8. Pemustaka tidak diperkenankan merusak, merobek maupun melakukan tindakan vandalisme lainnya terhadap koleksi perpustakaan dan dimohon untuk memberitahukan kepada petugas apabila ditemukan koleksi yang rusak atau tidak lengkap.

  9. Sistem layanan yang diberlakukan adalah sistem terbuka (open access system), artinya pemustaka diperkenankan untuk memilih sendiri koleksi di rak. Adapun alat bantu untuk melakukan penelusuran informasi / koleksi Perpustakaan disediakan komputer OPAC (Online Public Access Catalogue)yang telah terintegrasi.

  10. Bagi pemustaka yang terlambat mengembalikan buku yang dipinjam akan dikenakan denda sebesar Rp. 1.000,- / hari 

  11. Pemustaka tidak diperkenankan membawa makanan dan jenis minuman yang berwarna dan berasa di ruang koleksi terkecuali untuk air putih

  12. Pemustaka tidak diperbolehkan merokok di seluruh ruangan perpustakaan.

  13. Pemustaka diharapkan menjaga ketenangan, ketertiban dan kebersihan ruang perpustakaan.