
FIB UNDIP – Setiap tanggal 20 Mei, kita kembali diajak untuk menengok lembaran sejarah, mengenang titik awal pergerakan modern bangsa yang dipelopori oleh berdirinya Boedi Oetomo.
Di tahun 2026 ini, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) turut merefleksikan momentum Hari Kebangkitan Nasional yang ke-118 sebagai pengingat untuk terus menyalakan api semangat persatuan.
Tahun ini, peringatan Hari Kebangkitan Nasional mengusung esensi yang sangat mendalam yaitu “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
Mahasiswa Sebagai Tunas Penjaga Kedaulatan
Bagi kita di Kampus Budaya, tunas bangsa bukanlah masa depan yang abstrak, melainkan para mahasiswa yang hari ini sedang belajar di ruang-ruang kelas, berdiskusi di koridor kampus, dan mengabdi di tengah masyarakat.
Menjaga tunas bangsa berarti memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bertumbuh secara utuh, tidak hanya tajam secara intelektual, tetapi juga kokoh secara karakter dan cinta tanah air.
Kedaulatan sebuah negara di era modern tidak lagi sekadar dipertahankan di garis perbatasan fisik, melainkan melalui ketahanan budaya, pemikiran kritis, serta kontribusi nyata ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas.
Bangkit Bersama Menuju Kebermanfaatan
Sejalan dengan cita-cita FIB Undip untuk selalu “Bermartabat dan Bermanfaat”, momen kebangkitan ini adalah panggilan bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melahirkan karya-karya yang berdampak langsung.
Mari jadikan peringatan ke-118 ini sebagai momentum untuk keluar dari zona nyaman, merajut kembali solidaritas, dan bahu-membahu membawa Indonesia melangkah lebih mantap di kancah dunia.
Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2026. Bersama, kita jaga tunas bangsa untuk Indonesia yang berdaulat!