DipSCORLING 2026: Departemen Linguistik FIB Undip Gelar Diponegoro Summer Course in Corpus Linguistics

Pembukaan Diponegoro Summer Course in Corpus Linguistics Pada Selasa 2 Juni 2026. (Foto: Humas FIB Undip)
Pembukaan Diponegoro Summer Course in Corpus Linguistics Pada Selasa 2 Juni 2026. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Departemen Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB undip) resmi membuka gelaran summer course internasional berskala besar bertajuk DipSCORLING 2026 (Diponegoro Summer Course in Corpus Linguistics).

Acara yang berfokus pada analisis bahasa ini dibuka secara resmi pada Selasa, 2 Juni 2026 oleh Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., melalui ruang pertemuan virtual di zoom. Summer Course ini menjadi ruang kolaborasi global yang mempertemukan para instruktur terkemuka dari berbagai latar belakang linguistik di dunia.

Praktik Langsung Membedah Data Bahasa dengan Metode Mutakhir

Di era digital ini, memahami bahasa tidak lagi sekadar membaca teks, melainkan mengolah data. Melalui DipSCORLING, peserta diajak menyelami dunia linguistik korpus yang rumit menggunakan alat dan metodologi mutakhir.

Pendekatan utama dari kursus ini adalah pembelajaran langsung (hands-on learning). Mulai dari tahap pengumpulan data, analisis, hingga interpretasi, para peserta dilatih untuk menavigasi data kebahasaan yang luas secara mandiri. Hal ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana sebuah bahasa bekerja dan dipraktikkan secara nyata.

Menyatukan Lintas Profesi dalam Skala Global

Menariknya, agenda internasional ini mempunyai narasumber dari berbagai universitas, seperti  Dr. Peter Crosthwaite dari The University of Queensland,  Gede Primahadi Wijaya Rajeg, Ph.D., dari Udayana University, Karlina Denistia, Ph.D., dari Universitas Sebelas Maret, dan Prihantoro, Ph.D., dari FIB Undip.

Melalui kegiatan interaktif ini, FIB Undip tidak hanya memperkaya pemahaman lintas budaya mengenai keragaman bahasa, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pionir dalam memajukan riset, pendidikan, dan inovasi linguistik global.

Share This!