Mengasah Logika di Era Digital: Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB Undip Gelar Kuliah Umum Bersama NTU Singapore

Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB Undip Gelar Kuliah Umum Bersama NTU Singapore Pada Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Humas FIB Undip)
Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB Undip Gelar Kuliah Umum Bersama NTU Singapore Pada Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Kehadiran Generative AI kini kian lekat dengan aktivitas akademik dan keseharian kita. Namun, bagaimana cara kita agar tetap bijak dan kritis dalam menyaring informasi yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan tersebut?

Menjawab tantangan besar ini, Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) sukses menyelenggarakan agenda Visiting Lecturer pada Senin, 25 Mei 2026 melalui Zoom Meeting. Acara bergengsi ini dibuka langsung dengan sambutan hangat dari Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum..

AI, Uji Fakta, dan Seni Mengambil Keputusan

Kuliah umum kali ini terasa sangat spesial karena menghadirkan pakar kelas dunia, Dr. Hamzah Osop (pakar dari Wee Kim Wee School of Communication and Information, Nanyang Technological University, Singapura).

Mengusung tema “Enhancing Critical Thinking Skills in the Use of Generative AI, Fact-Checking, and Decision-Support”, beliau mengupas tuntas pentingnya menjaga nalar kritis saat memanfaatkan teknologi AI.

Dalam paparannya, Dr. Hamzah menekankan bahwa meskipun AI menawarkan kemudahan, proses fact-checking atau uji kesahihan fakta tetap sepenuhnya berada di tangan manusia untuk menghindari bias informasi sebelum keputusan diambil.

Antusiasme dan Ruang Diskusi Interaktif

Diskusi berjalan sangat hidup dan interaktif, dipandu oleh tim dosen Ilmu Perpustakaan Undip. Para peserta yang bergabung lewat ruang virtual tampak antusias melontarkan berbagai diskusi seputar masa depan literasi informasi di era gempuran AI ini.

Melalui kegiatan internasional berskala Visiting Lecturer ini, FIB Undip kembali membuktikan komitmennya untuk terus membekali para mahasiswa dengan wawasan global yang adaptif, kritis, dan solutif terhadap perkembangan zaman.

Share This!