Gandeng Arpusda Jateng, FIB Undip Gelar Pembekalan KKN Tematik Literasi 2026 untuk Berbagai Fakultas

FIB Undip Gelar Pembekalan KKN Tematik Literasi Pada Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Humas FIB Undip)
FIB Undip Gelar Pembekalan KKN Tematik Literasi Pada Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Humas FIB Undip)


FIB UNDIP – Gedung Serbaguna (GSG) FIB Undip tampak dipadati oleh puluhan mahasiswa yang antusias pada Selasa, 26 Mei 2026 lalu. Mereka berkumpul untuk mengikuti kegiatan Pembekalan KKN Tematik Literasi, sebuah langkah awal yang krusial sebelum para mahasiswa ini resmi diterjunkan langsung ke tengah masyarakat.

Acara ini dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum.. Setelah dibuka, sesi pembekalan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang komprehensif oleh Koordinator KKN Tematik Literasi, Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si.. Menariknya, program pengabdian ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa FIB saja, melainkan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Diponegoro.

Kolaborasi Strategis dan Fokus Wilayah Pengabdian

Dalam pelaksanaannya, program KKN Tematik ini merupakan buah kerja sama strategis antara Universitas Diponegoro dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpusda) Provinsi Jawa Tengah. Kerja sama ini dirancang untuk menciptakan sinergi yang kuat antara dunia akademik dan program pemerintah daerah.

Tahun ini, Kabupaten Boyolali dipilih menjadi lokus utama pengabdian. Para mahasiswa lintas fakultas tersebut nantinya akan tersebar dan mengabdi di empat desa potensial, yaitu:

  • Desa Banyudono
  • Desa Tawangsari
  • Desa Sobokerto
  • Desa Teras

Menyiapkan Agen Perubahan Literasi di Desa

Agar siap menjadi agen perubahan di masyarakat, para mahasiswa dibekali dengan berbagai materi penting selama berada di GSG. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mendalam tentang filosofi KKN, penanaman etika dan kedisiplinan di lapangan, teknik pengembangan program literasi, hingga strategi pemanfaatan komunikasi digital.

Melalui bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah menghidupkan kembali budaya literasi warga, mengembangkan Taman Baca Masyarakat (TBM), serta memberdayakan perpustakaan desa agar menjadi pusat belajar yang kreatif. Semoga KKN Tematik Literasi 2026 ini berjalan sukses dan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat Boyolali!

Share This!