Tingkatkan Kualitas Riset Mahasiswa, Dosen Sejarah FIB Undip Gelar Pelatihan Tata Tulis dan Penelusuran Sumber

Dosen Sejarah FIB Undip Gelar Pelatihan Tata Tulis dan Penelusuran Sumber. (Foto: Humas FIB Undip)
Dosen Sejarah FIB Undip Gelar Pelatihan Tata Tulis dan Penelusuran Sumber. (Foto: Humas FIB Undip)

FIB UNDIP – Dunia akademik, khususnya dalam bidang sejarah, menuntut ketelitian tinggi tidak hanya dalam menangkap fakta, tetapi juga dalam menarasikannya secara sistematis. Menyadari pentingnya hal tersebut, tim dosen Program Studi Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada penguatan kapasitas mahasiswa dalam mengolah data riset.

Kegiatan bertajuk “Pelatihan Tata Tulis, Tata Bahasa, dan Penelusuran Sumber Sekunder” ini sukses diselenggarakan pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Ruang Sidang Departemen Sejarah FIB Undip.

Mempertajam Pena dan Ketajaman Riset

Pelatihan ini dipandu langsung oleh dua dosen yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Tri Handayani, M.Si., dan Keke Pahlevi Daradjati, S.Pd., M.A. Selama sesi yang berlangsung dari pagi hingga siang hari, mahasiswa diajak menyelami teknik penulisan yang baku namun tetap luwes, serta strategi efektif dalam memilah sumber sekunder yang kredibel.

Kemampuan menelusuri sumber sekunder menjadi materi yang sangat krusial di era banjir informasi saat ini. Mahasiswa dibekali cara-cara praktis untuk melakukan validasi agar narasi sejarah yang mereka bangun nantinya memiliki landasan akademik yang kokoh dan dapat dipertanggungjawabkan.

Wejangan Akademik dan Apresiasi Peserta

Sambutan Kepala Departemen Sejarah yaitu Prof. Dr. Drs. Dhanang Respati Puguh, M.Hum. (Foto: Humas FIB Undip)
Sambutan Kepala Departemen Sejarah yaitu Prof. Dr. Drs. Dhanang Respati Puguh, M.Hum. (Foto: Humas FIB Undip)

Hadir pula dalam kesempatan ini Kepala Departemen Sejarah FIB Undip, Prof. Dr. Drs. Dhanang Respati Puguh, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau memberikan wejangan yang mendalam kepada para peserta. Beliau menekankan bahwa kemahiran dalam tata bahasa serta ketajaman dalam menelusuri sumber adalah “senjata” utama bagi seorang calon sejarawan muda.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 20 mahasiswa terpilih dari angkatan 2024 dan 2025. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar mereka, setiap peserta yang hadir berhak menerima sertifikat resmi dari departemen.

Menuju Penulisan Sejarah yang Lebih Berkualitas

Mahasiswa Sejarah Angkatan 2024-2025 Peserta Pelatihan Makan Bersama Setelah Acara. (Foto: Humas FIB Undip)
Mahasiswa Sejarah Angkatan 2024-2025 Peserta Pelatihan Makan Bersama Setelah Acara. (Foto: Humas FIB Undip)

Melalui pelatihan ini, harapan besar disematkan agar mahasiswa prodi Sejarah tidak hanya mahir dalam riset lapangan, tetapi juga unggul dalam menuangkan gagasan ke dalam tulisan ilmiah yang rapi dan elegan. Sinergi antara dosen dan mahasiswa melalui kegiatan pengabdian seperti ini diharapkan terus berlanjut demi kemajuan kajian humaniora di lingkungan Kampus Budaya.

Share This!