
FIB UNDIP – Dunia riset dan akademik kini dituntut untuk semakin kolaboratif. Semangat inilah yang melandasi pertemuan hangat antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama BRIDA Provinsi Jawa Tengah dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) pada Selasa, 21 April 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Besar FIB Undip ini secara khusus membidik peluang kerja sama strategis bersama Departemen Sastra dan Departemen Sejarah.
Membuka Ruang Sinergi Strategis
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, M.Hum., yang dalam kesempatan kali ini diwakili oleh Wakil Dekan II Bidang Sumber Daya, Dr. Dra. Siti Maziyah, M.Hum. Dalam pembukaannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga riset negara dengan institusi pendidikan untuk menggali kekayaan budaya dan sejarah Jawa Tengah secara lebih mendalam.
Kehadiran Para Pakar dan Peneliti
Diskusi berlangsung akrab dengan kehadiran para pimpinan departemen, di antaranya Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Dr. Sukarjo Waluyo, S.S., M.Hum., didampingi Sekretaris Prodi, Laura Andri Retno Martini, S.S., M.A. Dari sisi Departemen Sejarah, hadir pula Ilham Nur Utomo, S.S., M.Hum., dan Bryna Rizkinta Sembiring Meliala, M.Hum., yang turut memberikan perspektif riset kesejarahan sebagai dosen sejarah.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada diskusi meja bundar, melainkan berlanjut pada proyek riset nyata yang mampu mengangkat identitas budaya lokal ke panggung nasional maupun internasional. Melalui kolaborasi bersama Tim BRIN-BRIDA, FIB Undip optimis dapat terus memberikan kontribusi yang lebih bermakna bagi pemajuan kebudayaan Jawa Tengah.